Meningkatkan Kader-Kader Koperasi Yang Berkualitas Dan Berdedikasi Tinggi Di Era 4.0”

Doc. 28 Januari 2020
Hai Bravers, salam hangat dari kami KOPMA Al-Kausar IAIN Tulungagung, semoga kalian tetap dalam lindunganNya. Di awal perkuliahan ini, kami dari KOPMA Al-Kautsar membuat sesuatu yang baru berupa Koran elektronik. Nah, apa sih Koran elektronik itu?, Koran elektronik merupakan media yang dikelola oleh KOPMA Al-Kautsar dengan menyajikan informasi seputar kegiatan KOPMA, isu-isu koperasi dan seputar bisnis. Bravers Edisi pertama ini akan dibahas tentang suatu hal yang penting bagian dari perkoperasian. PENASARAN? Ayo simak tulisan berikut ini! Namun sebelumnya Mimin mau tanya nih ke Bravers sekalian.
Bravers tau nggak Indonesia negara yang ekonominya terletak diurutan ke berapa se ASEAN?
TIKTOKTIKTIK.
Baiklah Bravers mimin mau ngasih tau nih kekalian.
Jadi Begini Bravers Berdasarkan hasil kutipan dari m.liputan6.com Indonesia merupakan negara yang ekonominya terletak di peringkat ke 6 se ASEAN dengan pertumbuhan ekonomi sekitar 5,2 persen. Untuk mencapai hal itu, sistem ekonomi yang diterapkan di Indonesia adalah sistem ekonomi demokrasi. Ekonomi demokerasi merupakan sistem perekonomian yang tepat untuk diterapkan di negara ini karena sistem ini tidak bertentangan oleh ideologi pancasila. Salah satu wadah perekonomian yang pernah di gagas oleh the founding father adalah koperasi. Koperasi menurut UUD No.25 Tahun 1992 adalah badan usaha yang beranggotakan orang-seorang atau badan hukum Koperasi dengan melandaskan kegiatannya berdasarkan prinsip Koperasi sekaligus sebagai gerakan ekonomi rakyat yang berdasar atas asas kekeluargaan. Tujuan dari terbentuknya koperasi adalah memyejahterakan anggota pada khususnya dan masyarakat pada umumnya serta ikut membangung tatanan perekonomian nasional dalam rangka mewijukan masyarakat yang maju, adil dan makmur berlandaskan pancasila dan UUD 1945. Dalam usaha menciptakan kesejahteraan, koperasi memerlukan adanya pendidikan. Pendidikan koperasi merupakan prinsip penting dalam meningkatkan kemampuan, memperluas wawasan anggota dan memperkuat solidaritas dalam mewujudkan tujuan koperasi.
Perlu Bravers ketahui bahwa dalam tahap kaderisasi perkoperasian, ada beberapa jenjang pendidikan salah satunya adalah DIKMENKOP.
Apa sih DIKMENKOP itu?. DIKMENKOP merupakan singkatan dari Diklat Menengah Perkoperasian. Tahapan kedua dalam pendidikan perkoperasian setelah Pendidikan Dasar Koperasi (DIKSARKOP). DIKMENKOP bertujuan untuk membangun semangat berkoperasi dengan membentuk jiwa entepreneur dan mengembangkan bisnis serta meningkatkan kader koperasi yang berkualitas, berdedikasi tinggi di era 4.0. Nah Bravers 2 minggu yang lalu tepatnya tanggal 28-29 Januari 2020 di Purwokerto, KOPMA Al-Kausar mengirimkan 3 delegasi untuk mengkuti kegiatan tersebut. Mereka adalah Deny Fikriansyah, Fuatus Sabili Rosad dan Septin Kurnia Prasanti. Kegiatan ini mengusung tema “Meningkatkan Kader-Kader Koperasi Yang Berkualitas Dan Berdedikasi Tinggi Di Era 4.0”.
Dalam acara DIKMEN ini peserta diberi pengertian bahwa Koperasi merupakan sebuah organisasi tentang ke-kita-an, dimana koperasi sangat mengutamakan jiwa kekeluargaan dan persahabatan, di dalamnya mengajarkan pentingnya kerjasama dan delegasi wewenang. Koperasi berusaha mengembangkan softskill dan hardskill. Salah satu softskill yang bisa dikembangkan adalah membentuk jiwa entrepreneur. Kemudian dalam acara tersebut juga dapat merubah maidset bahwa dalam menjalankan bisnis tidak harus menggunakan modal yang besar untuk memperoleh provit yang besar. Salah satu contohnya adalah bisnis berbasis aplikasi (start up) yang sedang dikembangkan oleh berbagai kalangan baik mahasiswa maupun pengusaha. Selain itu, terdapat pelatihan cara pembuatan produk inovatif yang dapat dianalisis menggunakan metode canvas dan tak kalah serunya adalah pengarahan cara menyusun rencana strategis koperasi menggunakan analisis SWOT untuk masing-masing KOPMA.
Pada acara DIKMEN ini banyak sekali manfaat yang diperoleh dan diharapan mampu membentuk kader-kader KOPMA hebat untuk mempersiapkan perekonomian dikemudian hari sesuai dengan prinsip gotong-royong dan kekeluargaan.
BRAVO KOPMA